ROOFTOP PRINCE EPISODE 4

Standard

6881564666_57d177b95d_z

Setelah Lee Gak menghampirinya dan memeluk Sena, ia menamparnya dan Lee Gak diseret pergi. Lee Gak berteriak menyuruh mereka melepaskannya. Orang-orang bertanya pada Sena apakah ia baik-baik saja ketika  Lee Gak dilemparkan keluar. Lee Gak berusaha masuk lagi, tapi ia kembali di dorong keluar. Ia terus menatap Sena dari dinding kaca. Park Ha menggantung boneka yang dimenangkannya bersama Lee Gak di jendela. Ia kemudian melihat orang yang memasang nama tokonya dan memastikan papan nama itu terpasang kuat. Pemilik toko datang dan kagum karena Park Ha sudah menyiapkan segalanya dengan cepat. Park Ha berterimakasih padanya karena sudah membiarkannya menyiapkan segalanya sebelum mereka menyelesaikan kontrak.

Park Ha mengambil amplop dalam tasnya dan tahu kalau ceknya hilang. Ia segera mengeluarkan seluruh isi tasnya, tapi tetap tidak menemukannya. Pemilik toko bertanya apa uangnya hilang. Park Ha berkeras kalau ia sudah memastikan kalau cek itu ada dalam ampolp dan tidak pernah  pernah membiarkan tasnya lepas dari pengawasannya. Pemilik toko bangkit, Park Ha minta maaf serta menyuruhnya menunggu sebentar. Ia pun menelpon Sena.
Sena tidak mengangkatnya dan teringat bagaimana ia mengambil cek itu kemudian merobeknya. Ia tersenyum tapi tetap tidak mengangkatnya. Pemilik toko bertanya apakah ia benar-benar menyiapkan uangnya. Park Ha  meminta sedikit waktu lagi dan berjanji kalau besok ia akan membayar. Pemilik toko menolak dan menyuruhnya menurunkan papan nama dan membereskan segalanya dalam satu jam karena ia akan menyuruh orang untuk mengunci toko itu.
Pada saat yang sama, buah strawberrynya sampai di toko. Mimi, Becky, Yong Sul, Man Bo dan Chi San datang untuk membantunya. Mereka melihat Park Ha duduk ditanah sambil menangis.
Nenek dan Sena keluar dan Lee Gak masih menunggu di luar. Ia memanggil Sena, tapi para penjaga menahannya sampai Nenek dan Sena pergi. Lee Gak berusaha mengejar mereka.

Ibu Sena bertanya apa yang terjadi padanya, apa ia tidak menyimpan uangnya dengan baik? Park Ha berkata kalau ia bisa mendapatkan uangnya kembali karena ia sudah membatalkan ceknya, hanya saja prosesnya membutuhkan waktu lama. Ia ingin meminjam uang pada ibu. Sayangnya ibu tidak punya uang. Jika ia tidak segera membayar, maka ia akan kelhilangan kontrak dan uang muka tokonya. Tiba-tiba Sena datang dan bertanya apa yang ia lakukan disini. Ibu menyuruh Park Ha untuk berbicara dengan Sena, siapa tahu ia akan membantunya.
Sena bertanya apa Park Ha tidak ingat kata-katanya yang menyuruhnya untuk tidak dekat-dekat dengan ibunya. Park Ha minta maaf, tapi sekarang keadaannya sedang mendesak. Sena menawarkan kalau ia akan memberinya uang asalkan Park Ha mau kembali ke Amerika. Ia ingin segalanya kembali seperti semula ketika mereka tidak mengenal satu sama lain. Park Ha hanya ingin ia membantunya tanpa memberikan syarat, tapi Sena berkeras dan meminta jawabannya besok. Park Ha langsung lemas.

Hari mulai hujan dan Park Ha segera berlari ke truknya untuk menutupi buah strawberrynya. Sedangkan Lee Gak masih berdiri didepan gedung, basah kuyup kehujanan. Tiba-tiba Park Ha teringat kalau ia harus menjemput Lee Gak dan membuatkan omurice untuk makan malam.
Ia kemudian berlari dan melihat Lee Gak yang basah dan kedinginan. Park Ha minta maaf karena ia terlambat. Lee Gak memarahinya, “Kemana saja kau? Kenapa baru datang sekarang?” Park Ha menjelaskan kalau ia ada urusan mendadak. Lee Gak bertanya apa janjinya kepadanya tidak penting, apa ia sudah tidak peduli padanya lagi? Park Ha balas berteriak kalau saat ini ia tidak bisa memikirkan apapun, ia langsung berlari untuk menjemputnya disini. Lee Gak menyebutnya pedagang rendahan. Park Ha tersinggung kemudian langsung pergi dan Lee Gak mengikutinya.
Sebelum mereka masuk ke dalam rumah, Lee Gak berkata kalau satu-satunya hal yang diperhatikan Park Ha adalah uang. Setelah membuka toko, ia langsung mencari uang dengan membabi buta sehingga lupa menjemputnya. Ia kemudian berbicara hal yang buruk padanya. Park Ha yang sedang kesal bertanya apa yang ia tahu sehingga ia berkata seperti itu.

Lee Gak mengomel kalau Park Ha adalah orang yang tidak bisa dipercaya sehingga bisnis apapun yang dilakukannya akan gagal. Park Ha tersinggung dan menyebut Lee Gak orang yang tidak tahu diri dan kasar. Ia adalah orang bodoh yang tidak bisa melakukan apapun. Lee Gak berteriak dan menyuruhnya diam. Park Ha ingin memukulnya, tapi Lee Gak memegang pergelangan tangannya dan mereka saling melotot satu sama lain.
Kembali ke jaman Joseon. Hwa Young menunggu Lee Gak dan bertanya ia pergi kemana saja dan kenapa ia baru datang sekarang. Lee Gak merasa senang karena bisa menemukan istrinya lagi. Ia kemudian bertanya kemana saja ia pergi. Hwa Young menjawab kalau ia menunggunya disini. Lee Gak memberitahunya kalau ia sudah mencarinya kemana-mana dan menyuruh Hwa Young untuk tidak pergi kemanapun. Lee Gak memegang tangannya, Hwa Young sangat bahagia. Mereka saling berpelukan. Tiba-tiba Lee Gak mendengar dering ponsel  Park Ha. Tiba-tiba Park Ha muncul dan menariknya dari Hwa Young, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukannya. Park Ha menyeret Lee Gak pergi. Lee Gak terbangun dan berkata kalau ia mimpi buruk.

7027675591_0ec2a292b4_z
Paginya, suasana masih tegang, Chi San memberitahu Park Ha kalau Lee Gak sangat lapar jadi ia harus membuatkan omurice untuknya, tapi Park Ha mengabaikannya dan segera pergi. Man Bo ingin mengejarnya tapi Lee Gak menahannya, “Jika kita mengejarnya, kita akan tersesat.” Yong Sul mengusulkan kalau ia akan pergi keluar dan berburu anjing, sapi, babi, ayam atau apapun yang bisa ia tangkap. Man Bo menghentikannya dan menyuruhnya berpikir sebelum bertindak, karena diluar yang ada hanyalah manusia. Chi San mengusulkan kalau ia akan membeli ramen di minimarket, tapi Lee Gak hanya tertunduk, “ Aku tidak punya uang.”

Park Ha bertemu dengan temannya Amy dan suaminya. Ia memberi selamat serta hadiah pernikahan.
Becky datang dan menyuruh mereka bergegas pergi kerja. Chi San langsung menutup mulutnya, karena mereka tidak ingin Lee Gak tahu. Man Bo melarang Lee Gak pergi karena kemarin ia kehujanan dan menyuruhnya menunggu di rumah.
Man Bo bekerja sebagai tukang parkir. Dengan melakukannya dengan penuh semangat, tapi akhirnya ia hanya membuat kemacetan di tempat parkir.
Yong Sul bekerja di sebuah kafe. Pemiliknya berpikir kalau kafenya lebih ramai karena Yong Sul sangat tampan. Yong Sul berjanji kalau ia akan melakukan yang terbaik. Yong Sul belum tahu tentang kartu kredit dan berkata pada seorang pelanggan, “Apa aku terlihat bodoh? Kau harus membayar dengan uang!”

Chi San bekerja di pencucian mobil. Ia sangat senang melakukannya dan bekerja dengan rajin. Tapi dengan santai ia juga mencuci bagian dalam mobil. Ia menggosok jok kulit dengan air sabun. Ia berkata kalau ia akan mengubah bagian dalam dan luar menjadi baru.
Amy membawakan kaleng dari loker Park Ha ketika ia bekerja di New York. Park Ha berterimakasih padanya.
Lee Gak mendengar kalau usaha  Park Ha gagal karena ia kehilangan uang, jadi mereka harus bekerja dan membantunya. Lee Gak teringat kata-kata kasar yang diucapkannya kemarin dan mulai merasa bersalah.
Mimi mengambil boneka yang dimenangkan Lee Gak dan meremasnya sehingga airnya keluar, “Pemilikmu gagal, jadi kau menangis juga.” Becky mengetuk pintu dan menyuruh ke empat pria itu keluar, “Oppa, jika kau ada di Korea, kau harus bergerak cepat, jika tidak, kau akan kelaparan!” Yang lain menyuruh Lee Gak tinggal, tapi Mimi menyuruhnya ikut karena ia terlihat sehat. Ia kemudian memberikan boneka basah itu dan memberitahunya kalau boneka itu menangis semalam dan menyuruhnya untuk menghiburnya.

Amy meminta Park Ha untuk bekerja di restorannya di New York. Di bis, Park Ha teringat kalau Sena pernah menawarkan uangnya asalkan ia mau kembali ke Amerika. Ia melihat kaleng yang dipegangnya dan memikirkan tawaran Amy. Ia kemudian duduk di halte, tak tahu apa yang harus diperbuatnya.

6881599946_d73bb1f0b9_z

 Park Ha pulang dan melihat bonekanya. Ia teringat bagaimana ia memenangkannya bersama Lee Gak.
Becky sedang menari dan ketiga pria yang lain mengikuti gerakannya sedangkan Lee Gak hanya melihat mereka. Lee Gak menggelengkan kepalanya, kemudian mencoba tarian itu tanpa diketahui yang lainnya. Mimi datang dan menyuruh mereka untuk bergegas. Becky pergi untuk berganti kostum (panda). Yong Sul bertanya apakah mereka harus menari didepan orang-orang dengan memakai kostum ini?
Mimi menyuruh mereka menari seperti orang gila agar orang-orang datang ke toko mereka. Man Bo mengeluh karena itu memalukan. Chi San menenangkannya karena wajah mereka tidak kelihatan karena memakai kostum boneka. Mimi berkata kalau mulai sekarang mereka bukan manusia, merka tidak boleh berbicara dan harus  berakting seperti kucing, kelinci dan anjing. Ketiganya bersujud pada Lee Gak dan Lee Gak menyuruh mereka untuk tampil dengan baik. Mimi memandang Lee Gak dengan sinis, karena ia tidak mau bekerja.

Ketiga pria itu menari, sedangkan Mimi menawarkan strawberry. Lee Gak muncul dengan mengenakan kostum panda, tapi mereka semua mengira kalau ia Becky. Mimi mengeluh kalau ketiga pria itu tidak bisa menari dan menyuruh panda untuk mengajari mereka. Mimi menyalakan musik dan Panda menari seperti orang gila, ketiga pelayannya segera mengikutinya dan orang-orang senang melihatnya.

Ayah Tae Mu bertanya apa Tae Mu mengganti model gaun pernikahan untuk malam ini, bibi marah karena Tae Mu mengganti mereka. Bibi datang dan bertanya bagaimana Tae Mu bisa melakukan ini padanya. Ia sudah memberitahunya berkali-kali kalau ia harus baik pada putra temannya, model itu dari agensinya. Tae Mu berkata kalau ada model yang lebih baik. Bibi merasa dilecehkan, jika semua orang mengabaikan apa yang dikatakannya, maka ia merasa tidak penting lagi.

Bibi bertemu seorang pria dan menyuruhnya untuk kembali ke Seoul, memohon pada nenek untuk memberinya pekerjaan. Pria itu tidak mau karena ia sudah membuat perusahaan kehilangan banyak uang. Ia lebih senang disini ditemani anjing-anjingnya. Nenek khawatir karena mereka mengganti modelnya dan menggunakan model yang kurang pengalaman. Tapi Tae Mu meyakinkannya kalau pegelaran busana malam ini akan berhasil. Mereka akan menggunakan karyawan perusahaan sebagai model. Nenek bertanya siapa karyawan tersebut. Tae Mu menjawab kalau Sekretaris Hong (Sena) kelihatannya cocok. Nenek kemudian menyuruh Sena untuk mengenakan baju pengantin malam ini dan menikah. Sena berkata kalau ia tidak bisa, tapi nenek memaksanya.

Sena bertanya kenapa Tae Mu melakukan ini, menjadikannya model tanpa memberitahunya, tapi Tae Mu memeluknya. Sena khawatir kalau ada yang melihat mereka, tapi Tae Mu tidak peduli, ia pemilik perusahaan ini, untuk apa ia memikirkan orang lain. Sena mengingatkannya kalau ia bukan pemiliknya. Tae Mu: “ Aku akan menjadi pemiliknya. Segera.”
Park Ha muncul dan bertanya pada Mimi kenapa ia menjualnya tanpa memberitahu pemiliknya? Mimi memberitahunya kalau mereka hampir menjual semua strawberry mereka. Park Ha berterimakasih padanya. Mimi berkata sambil menunjuk panda kalau Becky juga membantunya. Tiba-tiba panda pingsan karena kecapekan. Park Ha langsung menghampirinya dan bertanya apa ia baik-baik saja. Lee Gak yang tak ingin Park Ha tahu hanya memberi isyarat kemudian pingsan lagi. Park Ha pergi ke kantor satpam sedangkan Yong Sul mengendong panda dan megikuti satpam ke suatu tempat. Satpam itu menyuruh Yong Sul untuk membaringkan panda dan melepaskan kostumnya. Tapi Yong Sul tidak membiarkan satpam itu melakukannya karena didalamnya seorang wanita.
Yong Sul keluar dan memberitahu Park Ha kalau Becky ada didalam. Pada saat yang sama, Lee Gak melepas kepala pandanya dan mengipasi dirinya, karena didalam kostum itu sangat panas. Ia mendengar Park Ha menyuruh Yong Sul memberitahu Mimi kalau ia tidak usah berjualan lagi dan pulang bersama pria-pria yang lain. Lee Gak langsung memakai kepala pandanya dan duduk dengan manis seperti seorang wanita.
Park Ha masuk kedalam dan bertanya pada panda apakah ia baik-baik saja. Ia mengira kalau didalamnya adalah Becky. Ia meminta panda untuk melepas kostumnya dan minum air, tapi Lee Gak tidak membiarkannya melakukan itu. Park Ha memegang tangan panda, “Terimakasih Becky, aku tidak akan melupakannya.” Lee Gak langsung melepaskan tangannya. Park Ha terus berbicara, 2 tahun yang lalu mereka bertemu di rumah atap. Itu pertama kalinya Becky datang ke Korea, sedangkan dirinya juga belum terbiasa, jadi mereka mengalami waktu berat bersama dan mereka banyak minum soju. Ia sering merepotkannya. Park Ha memegang tangannya lagi, “Apa yang harus kulakukan. Aku minta maaf. Mungkin aku akan pergi sebelum sempat membalas kebaikanmu. Aku akan meninggalkan rumah atap dan kembali ke Amerika.”6881614488_c575aebf1d_z

Panda langsung berdiri dan memunggunginya. Sekali lagi, Park Ha meminta maaf dan memohon padanya supaya tidak memberitahu 4 pria yang tinggal bersamanya. Ia sendiri yang akan memberitahunya pada saat yang tepat. Panda menjadi marah dan meninggalkan ruangan itu.
Becky berlari dan bertemu dengan Lee Gak. Ia bertanya apa mereka menjual banyak strawberry dan bertanya apakah ia marah karena harus memakai kostum menggantikannya. (bengawanseoul.com)Lee Gak hanya diam dan mengembalikan kostumnya. Saat itu Becky harus pergi karena tiba-tiba ia ditelpon untuk suatu pekerjaan. Sena sedang mempersiapkan acara itu dengan memakai baju pengantin dan Tae Mu berkata kalau pengantinnya benar-benar sibuk di hari pernikahannya. Tae Mu kemudian berbisik menyuruhnya untuk bertemu dengannya di ruang tunggu.

Ketika ia menemuinya, Tae Mu berkata kalau gaunnya tidak terlihat bagus dan tidak cocok untuknya. Ia kemudian memegang pinggang Sena dan menariknya, kemudian melakukan sulap dan menunjukkan sebuah cincin serta memasukkannya ke jarinya. Tae Mu bertanya, “Lain kali apakah kamu akan memakai baju pengantin yang kupilih dan menikah denganku?” Ia menambahkan kalau setelah acara ini, ia akan memberitahu para tetua tentang hubungan mereka. Sena terlihat bahagia dan mengiyakan. Tae Mu mengangkatnya kemudian memutarnya.
Nenek berjalan-jalan di area peragaan busana. Ayah Tae Mu sedang membaca penawaran perusahaan Home Shopphing yang terbaru. Ia memuji kalau ide Tae Mu kali sangat mengesankan. Nenek menyuruhnya untuk memastikan agar tidak ada kesalahan dalam persiapan, karena ini kesempatan untuk menunjukkan pada pelanggan kalau image perusahaan mereka sudah naik.
Di rumah atap, sedang diadakan pesta. Park Ha menuang soju untuk Man Bo, Chi San, Yong Sul dan mengucapkan terimakasih karena mereka sudah berusaha keras hari ini. Tapi Lee Gak  harus menuangkan sojunya sendiri. Mimi memberikan uang hasil penjualan hari ini. Park Ha berterimakasih dan berkata kalau ia tidak akan melupakan kebaikan mereka dan berjanji akan membayarnya. Lee Gak yang tahu kalau Park Ha akan pergi, berteriak, “Kapan kau akan membayarnya? Dimana kau akan membayarnya. Karena kau tidak menjawab, apa semuanya hanya kebohongan?” Ia pun segera pergi.
Becky mengundang Lee Gak masuk untuk minum kopi bersamanya, tapi Lee Gak meminta sesuatu yang manis karena ia tidak suka kopi. Becky memberinya susu rasa pisang. Lee Gak sedang menonoton TV dan melihat Becky ada di acara itu. Becky memberitahunya kalau tadi siang ia syuting acara itu. Becky mengubah channelnya dan ternyata peragaan busana pengantin dari perusahaan Home Shopping. Lee Gak melihat Sena sedang berjalan di panggung.
Becky berkata kalau ia akan memberitahu Park Ha kalau Lee Gaklah yang ada di dalam kostum panda itu. Lee Gak tidak mendengarkannya dan bertanya apa yang dilakukan dua orang itu di TV. Becky menjawab kalau mereka akan menikah. Karena Lee Gak tidak mengerti, Becky menjelaskan kalau seorang pria dan wanita saling menyukai, maka mereka akan hidup bersama, punya anak dan membesarkannya. Lee Gak kaget dan berkata apakah Putri akan menikah? Ia tidak boleh melakukannya. Ia bertanya pada Becky dimana tempat itu.
Nenek melihat acara tersebut dan seorang pria melapor kalau acaranya sukses. Ayah Tae Mu berkata kalau Tae Mu yang merencanakannya. Nenek pun memuji Tae Mu. Di saat yang sama, Lee Gak naik taksi menuju tempat tersebut.

 6881634230_5c4d2f2f28_z
Sena menemui Tae Mu dan berkata kalau cincin itu sangat cantik. Tae Mu berkata kalau dimatanya, ia lebih cantik. Tae Mu memberitahunya kalau ini pertama kalinya nenek memujinya. Sena ingin ganti baju dan Tae Mu berkata kalau ia akan menunggu di bawah..

Tae Mu mendengar teriakan Sena. Lee Gak bertanya padanya, “ Apa yang akan kau lakukan? Apa kau tidak mengenalku, putri? Lihat aku! Ini aku.” Tae Mu langsung menghampirinya dan memukulnya. Lee Gak jatuh ke air dan Tae Mu teringat bagaimana Tae Yong terjatuh seperti itu. Sedangkan Sena terlihat ketakutan.

Park Ha membuka kaleng yang diberikan Amy dan menemukan sketsa dirinya dengan kupu-kupu kuning diatas sebuah kartu pos. Flashback, seorang rekan kerjanya memberikan sketsa itu karena mirip dirinya. Didalam kartu pos itu tertulis , “Temui aku jam 7 malam di dermaga besok.” Ia pun menunggu orang itu tapi ia tidak pernah muncul. Ia juga mengeluarkan sebuah ponsel.  (bengawanseoul.com)Beberapa gadis salah mengambil ponsel Tae Yong karena sangat mirip dan memberikannya pada Park Ha untuk mengembalikannya dan meminta Park Ha menelpon mereka jika ia sudah mendapatkan ponselnya. Itu artinya sekarang Park Ha punya foto Tae Yong dan Tae Mu yang tersimpan dalam ponsel itu.
Regu penyelamat mencari tubuh Lee Gak. Mereka menemukannya dan mengangkatnya ke atas. Nenek menyuruh Tae Mu mengikuti ambulans itu, ia juga meminta Sena untuk menelpon sopir, supaya mereka juga bisa mengikutinya. Tae Mu terlihat sangat gelisah.
Di rumah sakit, mereka langsung melakukan CPR pada Lee Gak yang pingsan.
Lee Gak voiceover: “ Siapa aku? Aku hidup atau mati? Siapa Tae Yong yang sangat mirip denganku? Siapa gadis yang sangat mirip dengan Putri Mahkota? Apa ini reinkarnasi? Apakah kami terlahir kembali? Putri sudah terlahir kembali? Aku pasti sudah meninggal dan terlahir sebagai Tae Yong. Jika aku bereinkarnasi menjadi Tae Yong, kenapa aku ada disini? Apa aku datang ke sini untuk menggantikan tempat Tae Yong?”
Dokter berusaha menyadarkan Lee Gak, tapi Lee Gak tidak bergeming. Ia mengumumkan kalau Lee Gak sudah meninggal jam 20.30 malam. Tae Mu terlihat ketakutan. Perawat menutup wajahnya dengan selimut, tapi tiba-tiba jantungnya berdetak lagi. Park Ha menunggu diluar. Becky bertanya apa ada yang terjadi. Park Ha memberitahunya kalau Lee Gak belum kembali. Becky menenangkannya dan memberitahu kalau Lee Gak pergi ke suatu tempat dan ia meminjamkannya uang untuk membayar taksi. Ia juga menuliskan alamat dan nomor telpon Park Ha untuk Lee Gak. Park Ha turun ke bawah dan bertanya-tanya kemana Lee Gak pergi. Ia pun mencoba menghentikan taksi.

Nenek bersyukur karena Lee Gak selamat. Ia kemudian memarahi Tae Mu karena hampir membunuh orang dan menyuruhnya bertanggungjawab sampai Lee Gak sembuh. Ia juga menyuruh Sena untuk mencarikan kamar VIP untuk Lee Gak.
Perawat akan memindahkan Lee Gak ke kamar VIP dan meminta mereka menuliskan nama, alamat dan nomor telpon walinya. Tae Mu berkata kalau mereka bukan walinya, karena ini kecelakaan.
Perawat lain merogoh kantong Lee Gak dan menemukan alamat Park Ha yang ditulis Becky. Ia pun segera mengeceknya.

Park Ha sedang ada di dalam taksi, tiba-tiba ponselnya berbunyi dan memberitahu kalau Lee Gak ada di rumah sakit.
Nenek menyuruh ayah Tae Mu menunggu disini karena ia ingin pergi ke kamar pasien. Ayah ingin menggantikannya pergi, tapi nenek menolak, karena ia ingin memastikan sesuatu. Ternyata ia satu lift dengan Park Ha dan mereka memencet lantai yang sama.
Sena serta Tae Mu kaget ketika bertemu dengan mereka berdua. Nenek memberitahu Tae Mu dan Sena kalau Park Ha adalah wali Lee Gak dan menyuruhnya menunjukkan kamar Lee Gak. Ia juga sudah menjelaskan secara singkat tentang kecelakaan itu dan meminta mereka menjelaskan pada Park Ha secara detail.
Mereka semua pergi ke kamar Lee Gak. Di dalam kamarnya, Lee Gak sedang duduk, menunggu mereka, “Nenek, ini aku. Aku Tae Yong.”

 roof4-00466roof4-00467

Tae Mu terlihat sangat kaget.

Artikel terkait:

1. Rooftop Prince Episode 1

2. Rooftop Prince Episode 2

3. Rooftop Prince Episode 3

4. Rooftop Prince Episode 4

5. Rooftop Prince Episode 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s